Dua Mata, Dua Telinga, Satu Mulut

Para sahabat kita dilahirkan didunia ini dengan dua mata di depan wajah kita, karena itu kita tidak boleh selalu melihat ke belakang, tetapi pandanglah semua itu kedepan, pandanglah masa depan kita.

Kita dilahirkan dengan dua telinga di kanan dan dikiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua sisi. Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik serta menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.

Kita dilahirkan dengan otak didalam tengkorak kepala kita, sehingga tidak perduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya, karena tidak akan ada satu orangpun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita. Dan apa yang kita pikirkan dalam otak kita jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga tapi kita cuma diberi satu mulut, itu artinya, kita harusnya lebih mendengar, banyak melihat-lihat dari pada banyak bicara, maka berhati-hatilah dengan apa yang kita ucapan, Kerana ucapan yang meyakitkan sangat sulit ditarik kembali, ingatlah bicara yang perlu tapi lihat dan dengarlah dengan sebaik-baiknya.

Kita dilahirkan dengan satu hati jauh didalam tulang iga kita, mengingatkan kita dari penghargaan dan pemberian cinta dari sebuah keluarga.

Berilah cinta untuk  sebuah keluarga, handai tolan, karena itu kita akan menemukan cinta yang lebih jauh dan indah.

Diterbitkan di: on Juni 30, 2009 at 5:33 am  Komentar (5)  

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://sulasno73.wordpress.com/2009/06/30/dua-mata-dua-telinga-satu-mulut/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

5 KomentarTinggalkan komentar

  1. untuk itu kita memang benar2 bersyukur atas ciptaannya,..

  2. manusia makhluk paling sempurna dari maklhuk – maklhuk ciptaan allah swt.keluarga bagi saya adalah segalanya.

    salam andipeace

  3. Pak…lasno jago juga ya mslh cinta2 an…
    iyalah pak kita d ksh 2 mata 2 telinga dan 1 mulut…
    klo kita dksh lbh dr itu,mau d taro dmn??

    • He … bang catur cinta apa dulu dong yang dibahas, ini kan kisahnya cinta keluarga gitu loh bang … he he he

  4. emank perlu adanya cinta di dalam rumah tangga.kalau ga ada cinta bisa bubar tuh…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.