Saya bukan pengamat politik, saya ngeliat politik dari kulit luarnya saja. Nggak ada minat untuk menguliti jeroan-jeroannya (cape deh).
Saya juga masih berstatus sebagai Mahasiswa biarpun sudah tuaaa (malu kali).
Dan saya tau setiap pergerakan di kampus-kampus lain, dan sekali lagi, saya tidak ada minat untuk ikut terjun ke lapangan untuk aksi misalnya di depan gedung DPR (demo). Jaket biru itu bahannya gerah lhooo …. ?
Sekalipun saya tidak berminat dengan politik dan tidak selalu setuju dengan aksi turun ke jalan, saya tahu satu hal, bahwa mengatur negara kepulauan sebesar Indonesia ini tidaklah mudah.
Jujur saja, kadang-kadang saya gerah melihat aksi kawan-kawan yang suka turun ke jalan, bagus sih mengingatkan pemerintah atas janji-janjinya kepada rakyat yang selalu ngegombal, tapi kadang-kadang tuntutan itu nggak masuk akal buat otak saya (atau memang otak saya yang kurang mengerti apa itu arti reformasi kali ya).
Saya juga tidak mempermasalahkan era pemerintahan presiden anu bin anu, (siapa tuuuu ?) yang penting saya memlihi di pemilu nanti tanggal 08 Juli 2009 berdasarkan hati nurani saya yang paling dalam, dan saat memilih, saya berharap semoga suara saya tidak menjadikan saya orang yang zholim karena wakil pilihan saya ternyata menelantarkan masyarakat atau tidak berpihak pada orang-orang kecil.




wahh..Pak Lasno udah banyak kemajuan neh tulisannya…memang betul Pa, terkadang kita pun jengah dengarkan banyak alasan dan kita bosan dengarkan cerita a,i,u,e dan masih banyak lagi setelah o
-salam- ^_^
Terima kasih atas komentarnya, ngomong2 kalau kita mau usaha sedikit demi sedikit pasti akan ada kemajuan, iya to om hariez.